Lalu
kini aku harus memikul cerita terdahulumu, biar saja kau mengelabuiku malam ini tapi tidak untuk malam berikutnya. kau berkata “Jangan tinggalkan aku
hanya bertemu denganya, tidak lebih”
Jika
ada kata adil aku ingin bertanya denganmu, adil itu seperti apa ?
Bersikap
semaumu, mana kata saling menghargai ? caramu kotor, maaf aku tidak menerima
hati yang dibagi-bagi.
Silakan
kau menumuinya kembali tapi ingat jangan pernah menemuiku, kelak kau tidak akan
menemui persisku disiapupun itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar